SIFAT KOLIGATIF LARUTAN (I)

sifat koligatif larutan

Satuan Konsentrasi
1. Persen Massa (%-massa)
    Persen massa menyatakan jumlah gram zat terlarut dalam 100 gram larutan.
   
persen massa






2. Fraksi Mol (X)
    Fraksi mol menyatakan perbandingan mol suatu zat terhadap mol total dalam larutan.
fraksi mol








3. Molaritas (M)
    Molaritas menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan.
molaritas



 

4. Molalitas (m)
    Molalitas menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam  1000 gram pelarut.
molalitas




Sifat Koligatif Larutan

Pengertian Sifat Koligatif Larutan
Sifat koligatif larutan adalah sifat fisika yang hanya ditentukan oleh jumlah partikel zat terlarut dan tidak bergantung pada jenis zat terlarut. Ada 4 sifat koligatif, yaitu:
a.  penurunan tekanan uap jenuh (P)
b.  penurunan titik beku (Tf)
c.   kenaikan titik didih (Tb)
d.  tekanan osmosis (π)

Keempat harga di atas hanya ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut. Makin banyak partikel zat terlarut, keempat harga di atas makin besar. Salah satu kegunaan sifat koligatif larutan adalah untuk menentukan maasa molekul relatif (Mr) suatu zat. Pada kesempatan ini yang akan dibahas hanyalah penurunan tekanan uap saja.

Penurunan Tekanan Uap (P)
Tekanan Uap menunjukkan kecendrungan suatu cairan untuk menguap.
penurunan tekanan uap
Jika ke dalam suatu pelarut (misalnya air) dimasukkan zat terlarut, maka partikel zat terlarut akan menyebar secara merata ke seluruh bagian larutan, termasuk pada permukaan larutan.
Adanya permukaan zat terlarut menyebabkan pelarut lebih sukar menguap, sebab sebagian permukaannya tertutup oleh zat terlarut. Dengan perkataan lain, tekanan uap larutan lebih kecil dari tekanan uap pelarut murni (ada harga P atau penurunan tekanan uap).
hukum raoult







Rumus di atas disebut Hukum Raoult. Rumus ini hanya berlaku untuk larutan non-elektrolit.
Zat terlarut dalam larutan elektrolit terurai menjadi ion-ion sedangkan zat terlarut non-elektrolit tidak terurai. Akibatnya, jumlah partikel (molekul dan/atau ion) dalam larutan elektrolit lebih banyak daripada larutan non-elektrolit walaupun konsentrasinya sama. Hal ini menunjukkan bahwa sifat koligatif larutan elektrolit lebih besar dari larutan non-elektrolit dengan konsentrasi yang sama.
Jika zat terlarut adalah elektrolit maka P dihitung dengan rumus berikut:
hukum raoult elektrolit






Hal-hal penting tentang zat elektrolit:
(1)  Zat elektrolit meliputi asam, basa, dan garam.
(2)  Khusu untuk elektrolit kuat (α = 1) : i = .


Previous
Next Post »
Thanks for your comment