Klasifikasi Materi

Materi dan penggolongannya

Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang (mempunyai volume) dan mempunyai massa. Massa berbeda dengan berat. Massa berkaitan dengan jumlah materi yang menyususn benda sedangkan berat adalah ukuran besarnya gaya tarik gravitasi yang dialami oleh seuatu benda. Contohnya materi adalah kayu, besi, air, dan udara.

Materi ada yang berupa zat tunggal/zat, ada pula yang berupa campuran. Zat tunggal yang terdiri dari satu jenis zat sedangkan campuran terdiri dari dua atau lebih zat. contoh zat tunggal adalah besi, gula, dan garam; sedangkan contoh campuran adalah air laut, sirup, dan udara.

Zat tunggal dapat berupa unsur dan senyawa, sedangkan campuran ada yang bersifat homogen,  ada pula yang heterogen. campuran homogen disebut larutan, sdangkan campuran heterogen terdiri dari suspensi dan koloid.

Unsur
Unsur adalah zat tunggal yang secara kimia tidak dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana. Contoh unsur adalah besi, oksigen, dan alumunium. Unsur dapat digolongkan ke dalam logan dan nonlogam. perbandingan sifat antara logam dan non logam diberikan pada tabel berikut:
Contoh unsur logam: besi, alumunium, emas, dan raksa.
Contoh unsur nonlogam: hidrogen, oksigen, karbon, dan belerang.

1. Atom
Atom adalah bagian terkecil dari unsur. contohnya bagian terkecil dari unsur besi adalah atom-atom besi.
 
2. Lambang Unsur
Untuk memudahkan penulisan dan menghemat tempat maka unsur diberikan lambang tertentu yang disebut lambang unsur. Aturan pemberian lambang unsur dikemukakan oleh Berzelius, yaitu:
  • Unsur dilambangkan oleh huruf awal dari nama latin unsur tersebut yang ditulis dengan huruf kapital.
  • Unsur yang mempunyai huru awal sama, lambangnya dibedakan dengan menambah satu huru lain dari nama unsur itu yang ditulis dengan huruf kecil.
  
3. Sistem periodik unsur
Sistem periodeik unsur adalah daftar unsur-unsur yang disusun beradasarkan aturan tertentu. Dalam daftar itu, unsur-unsur yang mempunyai sifat-sifat sangat mirip ditempatkan dalam satu kolom. Unsur-unsur logam terletak di bagian kiri bawah sedangkan unsur-unsur nonlogam terletak di bagian kanan atas.
Sumber: bisakimia.com
Senyawa
Senyawa adalah zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana. Beberapa contoh senyawa adalah air, sukrosa (gula tebu), natrium klorida (garam dapur), karbon dioksida, dan urea.

Senyawa terbentuk oleh perikatan kimia dari dua atau lebih jenis unsur. akan tetapi senyawa mempunyai sifat tertentu yang berbeda dari sifat unsur penyusunnya. Contohnya sifat natrium klorida berbeda dengan sifat unsur penyusunnya yaitu natrium dan klorin.
1. Molekul
Molekul adalah bagian terkecil dari senyawa. Molekul terbentuk dari perikatan dua jenis atau lebih atom unsur. Contohnya molekul air terdiri atas dua atom hidrogen yang berikatan dengan satu atom oksigen.
Sumber: g-excess.com
2. Rumus kimia
Rumus kimia adalah lambang senyawa. rumus kimia menyatakan jenis dan jumlah relati atom yang menyususn senyawa itu. rumus kimia beberapa senyawa:
Bilangan yang menyatakan jumlah atom masing-masing unsur dalam rumus kimia disebut angka subskrip. Contoh dalam amonia NH3, subskrip N= 1 (subskrip 1 tidak ditulis) dan subskrip H= 3.

3. Sifat senyawa
  • Tergolong zat tunggal.
  • Dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana.
  • Terbentuk dari dua jenis unsur atau lebih dengan perbandingan tertentu.
  • Mempunyai sifat tertentu yang berbeda dari sifat unsur penyusunnya.
4. Tatanama senyawa biner
Senyawa biner adalah senyawa yang hanya terdiri dari dua jenis unsur. Senyawa biner dapat terbentuk dari sesama nonlogam atau logam dengan nonlogam.
a. Tatanama senyawa biner dari dua jenis nonlogam

b. Tatanaman senyawa biner dari logam dan nonlogam
5. Tatanama Asam, Basa, dan Garam
a. Tatanama Asam
Umumnya senyawa asam mempunyai rumus kimia umum: HxA (H= hidrogen dan A= Sisa asam).
b. Tatanama Basa
Umumnya senyawa basa mempunyai rumus kimia umum: B(OH)y (B= logam/NH4 dan OH= hidroksida).
c. Tatanama Garam
Garam mempunyai rumus kimia umum: BxAy (B= Logam/NH4 dan A= sisa asam)
Campuran
Campuran adalah materi yang terbentuk dari dua zat atau lebih. campuran dapat dibedakan menjadi dua yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.
1. Sifat Campuran
  • Terdiri dari dua jenis zat tunggal atau lebih.
  • Komposisinya tidak tetap.
  • Masih mempunyai sifat zat asal
2. Campuran Homogen
Campuran homogen adalah campuran yang zat-zat pembentuknya tidak dapat dibedakan. campuran homogen disebut larutan.
Contoh: Larutan gula (campuran air dan gula), Larutan garam (campuran air dangaram), dan Udara (campuran berbagai jenis gas).
3. Campuran Heterogen
Campuran heterogen adalah campuran yang zat-zat pembentuknya dapat dibedakan. terdapat dua jenis campuran heterogen yakni koloid dan suspensi.
Contoh Koloid: santan dan susu
Contoh suspensi: campuran minya dengan air dan campuran pasir dengan air.
perbedaan larutan , koloid, dan suspensi:
Previous
Next Post »
Thanks for your comment