Kalium Sianida "Racun yang mematikan"

Akhir-akhir ini publik Indonesia digemparkan oleh kasus meninggalnya Wayan Mirna seusai menenggak secangkir kopi Vietnamens di Restoran Olivia, West Mall, Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri telah selesai memeriksa sampel kopi ala Vietnam yang diminum Wayan Mirna. “Dari hasil sampel yang dikirim ke Labfor, ditemukan kandungan sianida sebanyak 15 gram,” kata Kepala Pusat Laboratorium Forensik Polri Brigadir Jenderal Alex Mandalika sebagaimana dilansir Tempo 

Sebagai perbandingan, 90 miligram sianida bisa menyebabkan kematian pada orang dengan berat badan 60 kilogram. Sekitar 90 miligram, jika dalam bentuk cairan, dibutuhkan 3-4 tetes saja. Sedangkan 15 gram, sekitar satu sendok teh. “Bayangkan saja, banyakan mana 90 miligram dengan 15 gram”. Banyak orang bertanya-tanya apa itu sianida dan bagaimana bisa membunuh manusia. Kalium Sianida atau sering pula disebut Potasium Sianida merupakan senyawa yang sangat beracun dengan ciri khas aroma "bitter almond"-nya. Sebagai informasi mari kita kenal lebih jauh tentang racun jenis ini.
 
Apa fungsi KCN sebenarnya?

KCN biasa digunakan dalam pertambangan, electroplating, dan fotografi. KCN sering juga digunakan sebagai insektisida. Bahan-bahan yang terkandung KCN di dalamnya meliputi insektisida, gasolin, produk pelurus rambut, cairan pemutih, pembersih toilet, dsb.

Bagaimana Kalium Sianida bisa membunuh manusia?

Yang perlu dicermati, kontaminasi sianida tidak hanya terjadi saat zat tersebut masuk lewat mulut. Kebanyakan kasus keracunan malah terjadi saat gas atau butiran/serbuknya terhirup lewat udara. serbuk sianida ini juga berbahaya jika menempel pada kulit karena akan segera larut oleh keringat kemudian dapat terserap masuk ke dalam tubuh melalui kulit.

Sianida bisa menjadi senjata pembunuh dalam dosis sangat rendah, 200 mg sudah cukup untuk membunuh seseorang dengan berat badan rata-rata. Keistimewaan sianida dibanding racun lain adalah reaksinya yang sangat cepat,  kematian dapat terjadi hanya dalam hitungan menit.Gejala yang ditimbulkan biasanya berupa pusing, mual, muntah, kehilangan kesadaran dan kesulitan bernapas.

Sebagai contoh, jika Anda mengkonsumsi 1 gram sianida yang dilarutkan dalam air, dalam 15-45 detik Anda akan kehilangan kesadaran (tergantung berat tubuh). Jika keadaan ini dibiarkan tanpa tindakan medis, Anda dapat meninggal dalam waktu 30-45 menit karena gagal jantung.

Apakah tindakan penyelamatan yang harus dilakukan?

a) Panggil ambulans;
b) Cari seseorang yang terlatih dalam masalah ini;
c) Ungsikan pasien ke udara bersih (kalau sianida yang terhirup berupa gas);
d) Jika denyut jantung nggak ada, lakukan cardiac massage atau menekan dada kuat2 dan berulang (kayak yg di film2);
e) Jangan memberikan napas pada korban dari mulut ke mulut atau hidung ke hidung. Dikhawatirkan si penolong akan ikut terkena racunnya.
f) Jika sianida tertelan sedangkan korban masih sadar, usahakan korban muntah;
g) Baringkan pasien dan jaga suhu tubuhnya agar tetap hangat;
i) Lepas pakaian yang terkena sianida, cuci dengan sabun area yang terkontaminasi, kemudian basuh dengan air berulang-ulang;
j) Jika ambulans telah datang, beri pasien masker oksigen 100%.

Terus yang paling penting, JANGAN MAIN-MAIN SAMA SIANIDA!!!

Previous
Next Post »
Thanks for your comment